Perjalanan dua wartawan TV ONE ke GAZA beberapa pekan kemarin ternyata tak hanya menambah pengalaman mereka sebagai seorang jurnalis saja, tapi juga memperkaya ruhiyah mereka. SubhnAllah, wawancara singkat yang saya tonton begitu menyentuh.
“Pertama kali kita bertemu para mujahid di sana, mereka begitu respek dengan kita. Sampai kami ditunjukkan tempat biasanya para mujahid hamas bersembunyi. Begitu pula dengan rakyat sipil, Rasa berbagi masyarakat GAZA itu luar biasa, kita memberikan hal kecil yang bagi kita itu biasa saja, tapi mereka akan membalasanya jauh lebih besar dari apa yang telah kita beri”, ujar salah satu dari mereka.
“Ada seorang Syeikh, Imam besar di kalangan Mujahid al Qassam, beliau buta. Saya diberi ini oleh beliau..” sambil menunjukkan sehelai sorban merah yang melingkar di lehernya.
“Jama’ah beliau ramai setiap subuh. Saya begitu tersentuh ketika ia mengatakan.. ”
“Saya cinta Anda, walau saya sekarang tak bisa melihat bagaimana rupa Anda, tapi InsyAllah, saya akan bisa melihat Anda di surga nanti”
Wartawan tersebut hanya tersenyum setelah mengatakan hal itu di acara berbagi cerita selama di GAZA, dan yang mewancarainya pun, hanya bisa tersenyum. Pun saya yang menonton di sini.
SubhnAllah.. entahlah, saya begitu bergetar mendengarnya. Malah ingin menangis. Membayangakan betapa luar biasanya Syeikh itu. Kalimat itu sederhana, tapi keluar dari hati seorang manusia yang beriman dan begitu mencintai saudaranya karena Allah. SubhnAllah.. SubhnAllah.. SubhnAllah..
“Saya mendapatkan lebih dari pengalaman seorang Jurnalis saja ketika di GAZA. Tapi lebih.. yaaah.. lebiihh..”
Saya yang menonton disini bisa merasakan, kenapa wartawan itu tak bisa menjelaskan apa yang “lebih” itu.. J karena tanpa di jelaskan pun. Kita sudah tau jawabannya.
Nasihat berharga malam ini dari seseorang yang begitu rendah hati..
*catatan kecil dari hati yang sedang futur*











16 Tanggapan
Februari 4, 2009 pukul 9:35 am
Asli, Aan sdh berapa kali lihat cerita dari wartawan TVOne. Salut banget…merinding. TVOne emang keren. I like this station so much….
Februari 4, 2009 pukul 2:03 pm
Turut mengagumi quote syekh tersebut…
Februari 4, 2009 pukul 2:31 pm
sama dengan mangoeni .. mengagumi juga
Februari 4, 2009 pukul 2:54 pm
numpang menghela nafas saja..
*huff*
Februari 5, 2009 pukul 10:52 pm
Fiuh, andaikan keimanan saya bisa sampai pada tahap itu.
Februari 6, 2009 pukul 11:01 am
Hanya bisa diam eribu bahasa, apakah saya bisa seperti itu?????
*hanya diam……………
Februari 6, 2009 pukul 8:52 pm
ikut tergetar **subhanallah** (berkaca-kaca)
Februari 7, 2009 pukul 10:59 am
kenapa sering banget penulis blog ini memberi catatan kecil di bawah ttg hatinya yg sedang futur ya.
*bukankah perkataan itu sebagian dari doa, jangan dibanggakan tapi diperbaiki dan klo futur itu aib jgan disebar kepada orang lain…cmiiw
wallahualam
Februari 7, 2009 pukul 11:45 am
*Jangan Nangis ya…..
Februari 7, 2009 pukul 10:19 pm
mas mas, kalo mo kasih nasihat jg jangan dibanggain gitu dong. kayak lu ga pernah futur aja. kali aja penulisnya itu minta doain supaya ga futur lagi. mendingan lu langsung ngobrol aja sama si penulis empat mata. biar yg lain juga ga tau kalo lu ngomong begitu. saya kok ga nangkep dia lagi banggain futurnya itu ya? atau cuma hati mas aja yang sensi sama si penulis.. hahahaha..
Februari 8, 2009 pukul 11:48 am
*bawa karung, tancep gas ke rumah yuk Nit
Februari 10, 2009 pukul 1:53 pm
*bawa Tisu Sekarung, buat Yuk Nitz yang lagi Nangiz……
**Double Speed…
Februari 11, 2009 pukul 4:42 pm
sadeli : nangis? nangis ngapo? cobo kalu menganalisa sesuatu tuh harus dg bukti otentik
la duo kali kasih komen nangis! nah budak ini, galak ngembuske bau yg tdk sedap di blog ayuk
Februari 21, 2009 pukul 2:18 pm
We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight
(by: Michael Heart)
Mengapa pasukan Israel Laknatullah segera menarik mundur pasukannya?
Itu karena mereka tidak akan pernah menang melawan mujahid di Gaza…
Pasukan Israel saat perang kota bahkan melihat pasukan berkuda berjubah putih dan pastilah itu adalah pasukan malaikat yang Allah kirim.
Wallahu’alam
Maret 2, 2009 pukul 12:54 am
bikpici, lama ga berkunjung…
masih ingat dengan upin..?
Maret 16, 2009 pukul 2:45 am
moga2 sheikh masuk surga……